Lost of Translation..

6 tahun kemudian…

A : dulu kamu ngga pernah menunjukkan perasaanmu yang sebenarnya..
B : aku ngga punya nyali..
A : why?
B : aku cuma mahasiswa telat lulus…si penunggu lab yang jarang mandi pagi
A : apa itu membuat perbedaan?
B : yap, paling tidak saat itu..

A : whats the different?
B : kamu adalah kunang-kunang yang berlari kesana kemari, berpijar menari menerangi penjuru kampus. Kamu adalah bintang kejora yang mengorbit hingga langit ke tujuh. Kamu ada dalam catatan kakiku, tapi tak terjangkau, meski hanya dalam bab pendahuluanku
A : sekarang, kamu menunjukkannya padaku..apakah karena kamu sekarang berbeda?
B : tidak, diriku saat inipun sama tak punya nyalinya dengan diriku yang dulu
A : trus kenapa?
B : aku ngga bisa
A : ngga bisa?
B : aku ngga bisa menghentikannya
A : menghentikan apa?
B : menghentikan pencarian sosok seperti dirimu
A : Mengapa harus diriku?
B : Karena aku tak punya pilihan kunang-kunang yang lain.
A : kamu tak adil
B : kenapa?
A : Aku telah menjadi obsesimu tanpa aku sendiri tahu perasaanmu sebenarnya padaku..sampai saat ini..
B : aku minta maaf..
A : Kamu tak tahu apa yang dibenakku saat itu
B : apakah itu?
A : Aku bukan kunang-kunang saat itu, aku seperti preparat mati yang diberi pengawet dan dipajang dalam lemari sediaan
B : Itu bukan metamorfosis dirimu dalam otakku
A : semua orang menerbangkan kupu-kupu kepadaku, semua memberikan senyuman, semua memberikan perlindungan dan kenyamanan nomor satu untuk aku..
B : bukankah itu baik
A : tapi aku kehilangan..
B : kehilangan?
A : aku kehilangan intuisi, aku tak mampu meyakinkan diriku sendiri apakah aku sedang di khayangan atau kakiku masih menginjak bumi…
B : tapi kau tak terlihat seperti itu..
A : bahkan untuk menatap diriku di cerminpun..aku tak bisa
B : seperti itukah..engkau, 6 tahun yang lalu?

A : aku hanya punya topeng, siksaan yang harus kupakai setiap saatB : kupikir saat itu kau begitu bahagia
A : terkadang, sampai saat menjelang malam, dan diriku kembali mencari-cari siapa diriku…

A : dan kau, aku melihatmu…..
B : Melihatku? apakah mercu suar seperti engkau masih menyisakan silaunya buat rakit kecil sepertiku?

to be continued…

One Response to “Lost of Translation..”

  1. Owwwhhhh…owwhhhh…owwhhh
    coooooo cwiiiiiiiiiittttt
    ta dinyana kisanak melow jg
    ni di sandiwara radio mana mas arif?
    teknik dan montasenya sapa?
    continu ky iklan P***s aj

Leave a Reply